Pin It

Penerbitan Izin Tinggal Terbatas

 

A. Komponen Standar Pelayanan yang terkait dengan proses penyampaian pelayanan (service delivery)

    1. Jenis Pelayanan
 
         Penerbitan Izin Tinggal Terbatas.
 
      2. Dasar Hukum
 
           a.    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara RI Tahun
              2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5038);
 
        b.   Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian (Lembaran Negara RI Tahun 2011 Nomor 52, Tambahan
              Lembaran Negara RI Nomor 5216);
 
        c.   Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2013 tentang Peraturan Pelaksanaan
              Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian (Lembaran Negara RI Tahun 2013 Nomor 68, Tambahan
              Lembaran Negara RI Nomor 5409;
 
        d.   Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor
              45 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Hukum
              Dan Hak Asasi Manusia;
 
        e.   Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-05.OT.01.01 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata
              Kerja Kementerian Hukun dan Hak Asasi Manusia Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri
              Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-05.OT.01.01 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Hukum
              dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia;
 
        f.    Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2014 tentang Prosedur Teknis Pemberian,
              Perpanjangan, Penolakan, Pembatalan, Dan Berakhirnya Izin Tinggal Kunjungan, Izin Tinggal Terbatas, Dan Izin Tinggal Tetap
              Serta Pengecualian Dari Kewajiban Memiliki Izin Tinggal;
 
 
   3. Persyaratan
  1. Umum: Mengisi formulir dan melampirkan peryaratan:

               1) Bagi anak yang pada saat lahir di Wilayah Indonesia ayah dan/atau ibunya pemegang Izin tinggal terbatas, meliputi:

                   a) Surat penjaminan dari Penjamin;

                   b) Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku:

                   c) Fotokopi akta kelahiran;

                    d) Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah dari orang tua;

                    e) Fotokopi Paspor Kebangsaan ayah dan/atau ibu yang sah dan masih berlaku;

                     f) Fotokopi Izin Tinggal terbatas ayah dan/atau ibu yang masih berlaku. 

              2) Bagi Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia, meliputi:

                   a) Surat permohonan dari suami atau istri yang warga negara Indonesia;

                   b) Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku;

                   c) Surat keterangan domisili;

                   d) Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah;

                   e) Fotokopi surat bukti pelaporan perkawinan dari kantor catatan sipil untuk pernikahan yang dilangsungkan di luar negeri;

                    f) Fotokopi kartu tanda penduduk suami atau istri warga negara Indonesia yang masih berlaku; dan

                   g) Fotokopi kartu keluarga suami atau istri yang warga negara Indonesia.

               3) Bagi anak dari Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia yang belum berusia 18 (delapan belas)

                    tahun dan belum kawin, meliputi:

                    a) Surat permohonan dari ayah dan/atau ibu yang warga negara Indonesia;

                    b) Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku;

                    c) Surat keterangan domisili;

                    d) Fotokopi akta kelahiran;

                    e) Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua;

                     f) Fotokopi kartu tanda penduduk ayah atau ibu warga negara Indonesia yang masih berlaku; dan

                    g) Fotokopi kartu keluarga ayah atau ibu yang warga negara Indonesia.

 

             4) Bagi Orang Asing dalam rangka penanaman modal, bekerja sebagai tenaga ahli, melakukan tugas sebagai rohaniawan,

                      mengikuti pendidikan dan pelatihan, mengadakan penelitian ilmiah, meliputi:

                      a) Surat penjaminan dari Penjamin;

                      b) Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku;

                      c) Surat keterangan domisili; dan

                      d) Surat rekomendasi dari instansi dan/atau lembaga pemerintahan terkait.

                 5) Bagi Orang Asing yang menggabungkan diri dengan suami atau istri pemegang Izin Tinggal Terbatas, meliputi:

                      a) Surat penjaminan dari Penjamin;

                      b) Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku;

                      c) Surat keterangan domisili;

                      d) Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah; dan

                      e) Fotokopi Izin Tinggal terbatas suami atau istri.

                 6) Bagi anak berkewarganegaraan asing yang menggabungkan diri dengan ayah dan/ atau ibu warga negara Indonesia, meliputi:

                     a) Surat permohonan dari ayah dan/atau ibu yang warga negara Indonesia;

                     b) Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku;

                     c) Surat keterangan domisili;

                    d) Fotokopi akta kelahiran;

                   e) Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua;

                    f) Fotokopi kartu tanda penduduk ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia yang masih berlaku; dan

                   g) Fotokopi kartu keluarga ayah dan/atau ibu yang warga negara Indonesia.

              7) Bagi anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin yang menggabungkan diri dengan ayah dan/ atau

                   ibu pemegang Izin Tinggal terbatas atau Izin Tinggal Tetap, meliputi:

                  a. Surat penjaminan dari Penjamin;

                  b. Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku;

                  c. Surat keterangan domisili;

                 d. Fotokopi akta kelahiran;

                  f. Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua;

                 g. Fotokopi Paspor Kebangsaan ayah dan/atau ibu yang sah dan masih berlaku;

                 h. Fotokopi Izin Tinggal terbatas ayah dan/atau ibu yang sah dan masih berlaku.

            8) Bagi Orang Asing eks warga negara Indonesia, meliputi:

                 a. Surat penjaminan dari Penjamin;

                 b. Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku;

                 c. Surat keterangan domisili; dan

                d. Bukti yang menunjukkan pernah menjadi warga negara Indonesia.

          9) Bagi wisatawan lanjut usia mancanegara, meliputi:

              a. Surat penjaminan dari biro perjalanan wisata yang mempunyai izin operasional sesuai dengan ketentuan peraturan

                  perundang-undangan;

              b. Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku;

              c. Surat pernyataan mengenai tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama di Indonesia dari lembaga dana pensiun

                  atau bank di Negara asalnya ataupun di Indonesia;

             d. Polis asuransi kesehatan, asuransi kematian, dan asuransi tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga di bidang perdata;

             e. Pernyataan secara tertulis untuk tinggal di sarana akomodasi yang tersedia selama di Indonesia, baik yang diperoleh dengan cara

                 sewa, sewa beli atau pembelian; dan

             f. Surat pernyataan mempekerjakan tenaga kerja infomal warga negara Indonesia.

    4. Prosedur

    a. Sistem Permohonan penerbitan Izin Tinggal Terbatas:
 
         Datang ke Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Uban secara langsung.
 
     b. Mekanisme dan Prosedur:
 
         1) Untuk Permohonan Izin Tinggal Terbatas Baru dan Perpanjangan:
 
             a. Pemohon mengambil nomor antrian di tempat yang telah ditentukan;
            
             b. Petugas Loket memanggil pemohon sesuai urutan nomor antrian;
 
             c. Petugas loket menerima permohonan, memeriksa kelengkapan persyaratan, dan memberikan tanda terima permohonan;
 
            d. Petugas input data memasukkan data pemohon ke aplikasi Izin Tinggal Terbatas;
 
            e. Petugas pemeriksa Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian memeriksa data pemohon pada daftar cekal dan
                 meneliti keabsahan dokumen dan penjamin;
 
            f. Petugas sub Seksi Status Keimigrasian melakukan pemindaian dokumen permohonan;
 
           g. Kepala seksi Lalu Lintas dan Status Keimigrasian melakukan penelitian data dan informasi serta memberikan persetujuan;
 
           h. Bendahara menerima pembayaran sesuai permohonan dan memberikan tanda bukti bayar;
 
           i. Petugas foto dan sidik jari melakukan pengambilan foto dan sidik jari pemohon sebagai data biometrik;
 
           j. Petugas Sub Seksi Status Keimigrasian memberikan nomor register, menerakan Izin Tinggal Terbatas pada paspor pemohon,
              dan mencetak kartu ITAS;
 
          k. Kepala seksi Lalu Lintas dan Status Keimigrasian memberikan pengesahan pada Kartu Izin Tinggal Terbatas;
 
          l. Petugas Pindai Sub Seksi Status Keimigrasian memindai fotokopi halaman paspor yang terdapat peneraan ITAS sebagai arsip;
 
         m. Petugas loket menyerahkan KITAS yang telah selesai kepada pemohon;
 
          n. Petugas Seksi Status Keimigrasian menyerahkan berkas permohonan yang telah selesai kepada petugas bidang Informasi
              dan Sarana Komunikasi Keimigrasian untuk dilakukan pengarsipan.

         2) Untuk Permohonan Penerbitan Izin Tinggal Terbatas dari Alih Status Izin Tinggal Kunjungan:

              a. Melakukan Mekanisme dan Prosedur sebagaimana tersebut pada angka 1 huruf a sampai dengan huruf e;

              b. Kepala Seksi Lalu Lintas dan Status Keimigrasian melakukan penelitian data dan informasi serta memberikan persetujuan;

              c. Petugas sub Seksi Status Keimigrasian membuat surat permohonan ke Direktorat Jenderal Imigrasi, Melakukan

                  pemindaian dokumen permohonan dan mengirim surat permohonan ke Direktorat Jenderal Imigrasi;

              d. Petugas Sub Seksi Status Keimigrasian menerima persetujuan permohonan dari Direktorat Jenderal Imigrasi;

              e. Proses selanjutnya dilakukan sama sebagaimana tersebut pada angka 1 huruf h sampai dengan huruf n tersebut diatas.

          3) Untuk Permohonan Izin Tinggal Terbatas Penggantian karena Hilang atau rusak:

                 a.  Melakukan Mekanisme dan Prosedur sebagaimana tersebut pada angka 1 huruf a sampai dengan huruf e;

            b. Petugas Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian melakukan Berita Acara Pemeriksaan:

           c. Setelah proses Berita Acara Pemeriksaan selesai, Berkas Permohonan diteruskan ke Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah

               Kementerian Hukum dan HAM RI Kepulauan Riau untuk memperoleh persetujuan;

          d. Setelah mendapatkan persetujuan dari Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI Kepulauan Riau,

              maka proses berikutnya adalah sama dengan sebagaimana tersebut pada angka 1 huruf f sampai dengan huruf n.

    5. Waktu Pelayanan

   
    Waktu penyelesaian permohonan Penerbitan Izin Terbatas adalah paling lama 4 (empat) hari setelah kelengkapan permohonan
    terpenuhi dan telah dilakukan pengambilan foto.
 
 
6. Biaya / Tarif
 
   Sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas
 
   Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku
 
   Pada Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia, bahwa:
 
 
 No.                         Jenis   Satuan

    Tarif   

  (Rp)

1.   Izin Tinggal Terbatas Saat

      Kedatangan

   
 a Masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan per orang 450.000,00
 b Masa berlaku 1 (satu) tahun per orang 800.000,00
 c Masa berlaku 2 (dua) tahun per orang 1.400.000,00

2.   Setiap kali perpanjangan Izin

       Tinggal Terbatas

   
 a Masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan per orang 450.000,00
 b Masa berlaku 1 (satu) tahun per orang 800.000,00
 c Masa berlaku 2 (dua) tahun per orang 1.400.000,00

3.   Penggantian Kartu Izin Tinggal 

      Terbatas karena rusak atau

      hilang dan masih berlaku

   
 a Masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan per orang 900.000,00
 b Masa berlaku 1 (satu) tahun per orang 1.800.000,00
 c Masa berlaku 2 (dua) tahun per orang 2.800.000,00
 d Pengambilan foto pemohon izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap per orang 55.000,00
 e

Izin Tinggal Terbatas untuk Pekerja di Perairan Indonesia, Perpanjangan, Penggantian, dan Penambahan Masa Berlakunya

per orang

700.000,00

 f

Teraan Pemberian Izin Tinggal Terbatas untuk Pekerja di Perairan Indonesia, Perpanjangan, Penggantian, dan Penambahan Masa Berlakunya Pada Kantor Imigrasi

per orang

150.000,00

 

7. Produk

    Kartu Izin Tinggal Terbatas.

 

8. Pengelolaan pengaduan dapat melalui